Jumat, 09 November 2012

pengertian WBS, CPM atau PERT


Nama : Nanda Setiawan
Kelas : 2kb07
Npm : 25111098
Ø Pengertian WBS
WBS (Work Breakdown Structure) suatu metode pengoprasian proyek menjadi struktur pelaporan hierarkis, adapun guna WBS adalah sebagai berikut :
Digunakan untuk melakukan breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail hal ini dimaksudkan agar proses perencanaan proses agar memiliki tingkat yang lebih baik.

Ø Pengertian CPM
                    CPM (Critical Path Methode) Kegiatan–kegiatan yang membentuk lintasan yang berupa lintasan kritis yaitu kegiatan yang tidak dapat ditunda pelaksanaannya.
Ø Pengertian PERT
PERT (Project Evaluation and Review Technique) adalah teknik manajemen proyek yang menggunakan tiga perkiraan waktu untuk tiap kegiatan. Adapun kerangka pemikiran PERT dan CPM adalah sebagai berikut :
a.       Mendefinisikan Proyek dan meenyiapkan struktur pecahan
b.      Menggambarkan network keseluruhan proyek
c.       Menetapkan perkiraan waktu dan/atau biaya tiap kegiatan

Kamis, 18 Oktober 2012

Manajemen Resiko


Nama : Nanda Setiawan
Kelas : 2KB07
Npm : 2511098


Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: penilaian resiko pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu.
 Manajemen resiko tradisional terfokus pada resiko-resiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian serta tuntutan hukum). Manajemen resiko adalah rangkaian langkah-langkah yang membantu suatu perangkat lunak untuk memahami dan mengatur ketidak pastian (Roger S. Pressman).
Dan resiko memiliki tiga kategori:
-      Resiko proyek : berefek pada perencanaan proyek.
-      Resiko teknikal : berefek pada kualitas dan waktu pembuatan perangkat lunak.
-      Resiko bisnis : berefek pada nilai jual produk


Minggu, 29 April 2012

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA


Nama: Nanda Setiawan
Kelas : 1KB06                                                                                                                      Tugas: IlmuBudayaDasar (IBD)
Npm: 25111098
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA
Pengertian Kebudayaan
Banyak berbagai definisi tentang kebudayaan yang telah di paparkan oleh para ahli. Dari berbagai definisi dapat diperoleh kesimpulan mengenai pengertian kebudayaan yaitu sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Kata budayaa tau kebudayaan itu sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.Secara lebih rinci, banyak hal-hal yang dapat kita pelajari tentang definisi kebudayaan. Bagaimana cara pandang kita terhadap kebudayaan, serta bagaimana cara untuk menetrasi kebudayaan yang faktanya telah mempengaruhi kebudayaan lain. (http://duniabaca.com/definisi-budaya-pengertian-kebudayaan.html)
Ciri-ciri Manusia yang berbudaya
Ciri-ciri watak seorang individu yang konsisten, yang memberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yang khusus.Dalam keseharian, kadang kita mendengar istilah “iaseorang yang berkepribadian”, maka yang dimaksudkan adalah orang tersebut mempunyai cirri watak yang diperlihatkannya secara lahir, konsisten, dan konsekuen dalamtingkah lakunya sehingga tampak bahwa individu tersebut memiliki identitas khusus yang berbeda dari individu-individu lainnya. Isi dari kepribadian manusia ciri-ciri watak seorang individu yang konsisten, yang memberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yang khusus.
Wujud dari kebudayaan
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu.Wujud ini sering pula disebut dengan system sosial.Sistem social ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, sertabergauldenganmanusialainnyamenurutpola-pola tertentu  yang  berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan di dokumentasikan.
Komponenkebudayaan
Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian,  gedung pencakar langit, dan mesin cuci.
Nama: Nanda Setiawan
Kelas : 1KB06                                                                                                                      Tugas: IlmuBudayaDasar (IBD)
Npm: 25111098


Contoh suku budaya yang ada di Indonesia, contohnya yaitu suku jawa

Suku Jawa
Suku Jawa (Jawa ngokowongJowokramatiyangJawi) merupakan suku bangsa terbesar di Indonesia yang berasal dari Jawa TengahJawaTimur, dan Yogyakarta. Setidaknya 41,7% penduduk Indonesia merupakan etnis Jawa. [1] Selain di ketiga propinsi tersebut, sukuJawabanyakbermukim diLampungBantenJakarta, dan Sumatera Utara. Di Jawa Barat mereka banyak ditemukan di KabupatenIndramayu dan Cirebon. Suku Jawa juga memiliki sub-suku, seperti Osing dan Tengger.
Kepercayaan
Orang Jawa sebagian besar secara nominal menganut agama Islam.Tetapi ada juga yang menganut agama Protestan dan Katolik.Mereka juga terdapat di daerah pedesaan.Penganut agama Buddha dan Hindu juga ditemukan pula di antara masyarakat Jawa.Ada pula agama kepercayaan suku Jawa yang disebut sebagai agama Kejawen.Kepercayaan ini terutama berdasarkan kepercayaan animisme dengan pengaruh Hindu-Buddha yang kuat.Masyarakat Jawa terkenal akan sifat sinkretisme kepercayaannya. Semua budaya luar diserap dan ditafsirkan menurut nilai-nilai Jawa sehingga kepercayaan seseorang kadangkala menjadi kabur.
Profesi
Mayoritas orang Jawa berprofesi sebagai petani, namun di perkotaan mereka mendominasi pegawai negeri sipil, BUMN, anggota DPR/DPRD, pejabat eksekutif, pejabat legislatif, pejabat kementerian dan militer.Orang Jawa adalah etnis paling banyak di dunia artis dan model.Orang Jawajugabanyak yang bekerja di luarnegeri, sebagai buruh kasar dan pembantu rumah tangga. Orang Jawa mendominasi tenaga kerja Indonesia di luar negeri terutama di negara Malaysia, Singapura, Filipina, Jepang, Arab Saudi, Kuwait, Qatar, UniEmirat Arab, Taiwan, AS danEropa.
Stratifikasi sosial
Masyarakat Jawa juga terkenal akan pembagian golongan-golongan sosialnya. Pakar antropologi Amerika yang ternama, Clifford Geertz, pada tahun 1960-an membagi masyarakat Jawa menjadi tiga kelompok: kaum santriabangan dan priyayi. Menurutnya kaum santri adalah penganut  agama Islam yang taat, kaum abangan adalah penganut Islam secara nominal atau penganut Kejawen, sedangkan kaum Priyayi adalah kaum bangsawan. Tetapi dewasa ini pendapat Geertz banyak ditentang karena ia mencampur golongan sosial dengan golongan kepercayaan. Kategorisasi sosial ini juga sulit diterapkan dalam menggolongkan orang-orang luar, misalkan orang Indonesia lainnya dan suku bangsa non-pribumi seperti orang keturunan ArabTionghoa, dan India.
Seni
Orang Jawa terkenal dengan budaya seninya yang terutama dipengaruh ioleh agama Hindu-Buddha, yaitu pementasan wayang.Repertoar ceritawa yang atau lakon sebagian besar berdasarkan wiracarita Ramayana dan Mahabharata.Selain pengaruh India, pengaruh Islam dan Dunia Barat ada pula.Senibatik dan keris merupakan dua bentuk ekspresi masyarakatJawa. Musik gamelan, yang  juga dijumpai di Bali memegang peranan penting dalam kehidupan budaya dan tradisi Jawa.
Tokoh-tokoh Jawa
Abdurrahman Wahid, Mantan Presiden Republik Indonesia.
Ahmad Dahlan, Ulama (Kyai) dan pendiri organisasi Muhammadiyah.
Boediono, Wakil Presiden Republik Indonesia.
Hasyim Asyari, Pendiri Nahdatul Ulama.
HM. Soeharto, Mantan Presiden Republik Indonesia.
Julius Darma atmadja, Uskup Agung Jakarta dan Mantan Ketua KWI (Konferensi Wali gereja Indonesia) 2000-2006.
Khofifah Indar Parawansa, Politikus dan Mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan.
Megawati Soekarno Poetri, Mantan presiden republic Indonesia dan sekaligus presiden wanita pertama di Indonesia
Michelle Branch, Penyanyi internasional berdarah keturunan Jawa.
Nurcholish Madjid, Cendekiawan dan budayawan.
Paul Salam Soemohardjo, Ketua Parlemen Suriname danKetua Partai Pertjaja Luhur  di Suriname.
Purnomo Yusgiantoro, Menteri Energi danSumber daya Mineral.
RA. Kartini, Pahlawan Nasional.
Saifullah Yusuf, Mantan Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. Sekarang menjabat Wakil Gubernur JawaTimur.
Soekarno, Proklamator dan mantan Presiden Republik Indonesia.
Susilo Bambang Yudhoyono, PresidenRepublik Indonesia.
Wage Rudolf Supratman, Penciptalagu "Indonesia Raya".
Wahid Hasjim, Pahlawan nasional Indonesia dan menteri Negara dalam cabinet pertama Indonesia